Kacang Nenek

Kumcelu-Ibu Nita baru saja pindah ke kota dan tinggal di sebuah kompleks perumahan yang bagus. Sebagai warga baru, Nita pun memperkenalkan diri ke tetangganya.

"Hi Nek, kenalin. Saya Nita tetangga baru nenek.”
"Salam kenal Nita" jawab nenek "Ayo silahkan duduk.” Nita pun duduk.
Saat mereka mulai ngobrol sana sini. Nita melihat ada kacang mede di dalam stoples. Nita pun ngiler ingin mencicipi.
“Maaf nek, apa saya boleh mencicipi kacangnya." Pinta Nita.
“Oh… tentu. Silahkan ayo silakan dimakan.”

Mereka berdua terus ngobrol sampai-sampai kacangnya habis. Nita pun baru sadar dan minta maaf.
"ADUH NEK, SAYA MINTA MAAF. KACANGNYA SAMPAI HABIS." Ucap Nita dengan perasaan malu.
"Tidak apa-apa kok. Malah nenek senang."
"Serius nek, kok bisa senang. Kan saya sudah habisin kacang mede nenek." Ucap Nita penasaran.

"Iya, SOALNYA CUCU NENEK SERING BAWA SILVER QUEEN. NENEK CUMA BISA ISAP COKLATNYA AJA SAMPAI HABIS. KACANG MEDE YA NENEK KUMPULIN DI TOPLES."

Rahasia Pria Menjadi Gemuk Setelah Menikah

Akhirnya terjawab sudah rahasia pria kenapa gemuk setelah menikah. Rahasia ini akhirnya ditemukan para ilmuwan setelah melakukan penelitian yang cukup panjang.

Tidur Bersama Anggota DPR

Kumcelu- Ini kisah seorang laki-laki anggota DPR yang terhorat. Siang itu sang anggota DPR menerima telpon. Terdengarlah suara perempuan dari seberang. 
"Selamat siang Bapak Anggota Dewan." Dari nadanya perempuan itu masih muda.

Tiga Turis Ditangkap Orang Primitif

Kumcelu-Ini kisah 3 orang turis yang sedang berwisata ke sebuah hutan rimba. Enggak disangka hutan itu masih ditempati oleh orang-orang pedalaman yang masih primitif.
Tiga turis itupun ditangkap dan akan dihukum mati. Namun, mereka masih mempunyai kesempatan hidup dengan syarat. Turis itu harus mencari 1 macam buah sebanyak 2 biji.

Ma Sex itu apa?

Kumcelu-Ini cerita anak perempuan cantik yang baru saja masuk sekolah. Si anak bertanya kepada ibunya.
'Mami, mami? sex itu apa sih Mi?'
Mendengar itu. Terkejutlah si ibu. Ia teringat akan anak zaman now yang membuat manusia berfikiran lebih terbuka. Yang mana konsep pendidikan seks yg sedang hangat diterapkan.

Masuk Surga

Kumcelu-Ada guru bertanya kepada murid-muridnya.
"Anak-anak, jika kita menyumbangkan uang kita, berbuat amal kepada org miskin, apakah kita akan masuk sorga?"
"Tidaaak!!!" jawab anak-anak serempak.

Tau Semua

Kumcelu-Sita kini sudah jadi anak SMA. Tentu saja masa pubernya membuat Ita tambah centil plus suka ngerjain orang-orang. Kali ini dia dapet kamus baru buat ngerjain orang dekatnya.

Dia nelepon temannya buat dikerjain "Rin, asal lu tau ya, gue udah tau semuanya."
"Hah... apa?" Suara di seberang terdengar lemas. "Lu jangan bilang Indri kalo gue jalan sama cowoknya ya Ta. Gue ada voucher nonton XXI, lu jangan bilang-bilang yah. Gue cuma bisa ngasih itu doang."
"Oke Rin, gue sih terima aja, lu kan temen gue."

Saat telepon ditutup, dia langsung teriak kegirangan.
"Wow, kren juga nih. Cuma gitu doang bisa nonton gratis. Coba gue praktekin lagi."
Kali ini Ita masuk kamar kakaknya dan langsung bicara pelan di dekat kuping kakaknya yang lagi tiduran.
"Wa, gue udah tau semuanya. Ternyata gitu ya Wa."
Helwa langsung bangun, mengambil sebuah kunci dan berbisik pada Ita.
"Ta, lu boleh pake mobil sebulan penuh plus gue kasih bensinnya. Tapi jangan bilang Papi kalo gue nge-gele yah !!!"
"Oke. "

Dia benar-benar girang. Lalu dia coba lagi dan mencegat Papinya yang baru pulang kerja.
"Pap,." Ita mengejar Papinya yang berjalan tanpa memperhatikannya.
"Pap, Ita mau ngomong sesuatu."
"Ada apa sih? Papi capek nih."
"Ita udah tau semuanya Pap".

Tiba-tiba Papanya celingukan, mengeluarkan HP dan menelepon seseorang. Setelah itu papanya ngomong
"Ta, Credit Card kamu udah Papa aktifkan lagi. Tapi !!! Jangan pernah bilang Mama soal si Ijah."
Ita girang campur sebel. Ternyata Papanya menduakan Mama cuma demi pembantunya si Ijah.
Ita langsung berlari tanpa sepatah kata pun.

Saat berada di luar dia bertemu Pak Udin. Sopirnya yang sudah belasan tahun bekerja di rumahnya.
Dia kembali usil. Dia kesal juga, pasti dia tau soal si Ijah, tapi bungkam selama ini.  Akan gya kerjain juga nih, pikirnya.
"Pak !!!" Ita benar-benar membuat kaget sopirnya
"Saya sudah tau semuanya."
Tiba-tiba pak Udin terbengong. Udin mendekat ke arah Ita lalu perlahan air matanya menetes. Lalu menangis sambil berkata.
"Ita.... Peluklah Bapakmu ini Sayang. Akhirnya kamu tahu juga Nak."